BANGKE

 

 

 

Entah siapa yang pertama mulai dan kenapa akhir-akhir ini kata itu sering diucapkan. Tapi yang jelas, telinga ini cukup risih mendengar kata-kata itu. Aku memang gak punya hak untuk melarang dan aku juga tidak ingin melarang. Tapi sekedar mengungkapkan kegalauan hati mungkin bukanlah suatu hal yang salah. Toh tujuannya juga baik kok 

Kalau menurut pendapatku, kata-kata “BANGKE” itu sepertinya berasal dari kata bangkai yang artinya mayat atau jasad makhluk hidup, bisa hewan atau manusia. Tapi, kalau dalam penggunannya, kata-kata ini sepertinya digunakan sebagai pelampiasan kekesalan. Mirip seperti kata “ANJING” kalau di Jakarta dan Jawa Barat atau “JANCOK” di Jawa Timur.

Dari rasa bahasa pun, kata-kata ini gak enak untuk didengar. Bandingkan aja, orang yang bilang “AH” atau “SIAL” dengan orang yang bilang “BANGKE”. Akan terasa, bahwa kata-kata bangke sangat menusuk dan terkesan merupakan sesuatu yang sangat buruk. Walaupun ketiga kata-kata itu sama-sama digunakan untuk mengekspresikan kekesalan atau kekecewaan.

Nah yang lebih risihnya lagi, kebanyakan yang make kata-kata itu tuh cewek lho adakalanya. Jujur aku agak illfeel. Jadi, sosok wanita yang anggun, santun dan sopan perlu dipertanyakan lagi nih. Apalagi wanita tuh nantinya akan jadi ibu yang akan mendidik anak-anaknya kelak. Ya sebaiknya, kata-kata yang diucapkan pun juga harus yang baik biar gak kebawa sampai nanti punya anak.

Mungkin awalnya hanya ikut-ikutan kali ya. Tapi kalau udah jadi kebiasaan bisa gawat lho. Masa pas ngobrol sama orang tua, dosen, adik kita, bos atau orang-orang yang kita hormati, kita ngeluarin kata-kata itu? Kan gak banget gitu lho. Bisa menimbulkan dampak yang sangat buruk malah, seperti citra diri yang negatif atau mungkin bisa menyebabkan konflik. Apalagi bagi para mahasiswa tuh. kesan intelektualnya malah gak ada sama sekali.

So, watch your words. Gak semua kata-kata gaul tuh layak untuk diucapkan. Kita harus tahu maknanya, rasa bahasanya, dan kepada siapa kita berkomunikasi.

Semoga menginspirasi …………

Advertisements

10 thoughts on “BANGKE

  1. Adakalanya yah ini, gue juga sering ngomong loh dewa 😀
    Untuk Dody, juara banget selalu terus menulis!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s