IYF Seliger: Funding

Image

Seperti biasanya, untuk mengikuti kegiatan-kegiatan di luar negeri, funding jadi masalah utama. Walau sebenarnya masalah klasik. Toh buktinya masih banyak mahasiswa yang bisa keluar negeri.

Awal pengumuman, aku merencanakan pendanaan dari sponsorship. Maklum penghasilan orang tua pas-pas an dan duit beasiswa juga belum turun dan pasti gak cukup.

Dan untuk IPB, tempat pertama yang dituju adalah direktorat kemahasiswaan. Tapi lagi-lagi gak ada birokrasi yang efektif. Setelah hampir 3 minggu, proposal baru bisa disebar. Dan hasilnya pun nihil sampai aku berangkat.

Karena tahu akan birokrasi yang lambat ini, aku membuat strategi dengan mengajukan proposal yang ditanda-tangani oleh wakil dekan. Proposal ini kemudian aku kirim ke dekanat FMIPA, CCROM dan walikota Bogor. Dan Alhamdulilah dapat dari dekanat, walaupun hanya cukup untuk ganti biaya print proposal dan biaya transportasi selama persiapan keberangkatan.

Dua minggu sebelum keberangkatan, Ruri, temenku ngasih tahu kalau organisasi mahasiswa daerah (OMDA) abis ngadain kumpul senior dan alumni. Dan di kegiatan itu ada orang-orang yang udah sukses. Melihat peluang itu, aku langsung hubungin salah satu alumni, yaitu Pak Muladno yang kebetulan Pembina OMDA. 

Kemudian Pak Muladno mengenalkanku dengan Pak Catur yang merupakan pemilik bisnis di bidang IT yang sudah sukses. Alhamdulilahnya, Pak Catur bersedia membantu pendanaan untuk ke Russia ini, walaupun tidak full.

Setelah mendapat dana setengah dari harga tiket, aku memberanikan diri untuk beli tiket. Pikirku, kekurangannya bisa pinjam dari orang tua dulu. Karena kalau terlalu mepet hari keberangkatan, harga tiket sudah naik. Setelah beli tiket, aku konsultasi ke Pak Parta tentang pendanaan yang masih kurang. Dan beliau memberikan saran untuk mengajukan surat permohonan dana ke Direktur DITMAWA.  Setelah mengajukan surat permohonan dana lengkap dengan bukti tiket, akhirnya aku dapat dana lagi.

Ya alhamdulilah walaupun dana yang terkumpul tidak full, aku masih bisa belanja dengan menarik uang beasiswa di ATM dan dari hasil kerja ngajar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s